Pengaruh Konsentrasi Larutan Serbuk Siwak sebagai Pembersih pada Perendaman Akrilik Heat-Cured terhadap Kekuatan Impak

R Setyohadi, Diwya Nugrahini, Lita Lia Amroh El Ummah
  MNJ, pp. 15-22  

Abstract


Abstrak

Resin akrilik heat cured merupakan salah satu bahan basis gigi tiruan yang banyak digunakan. Pada perawatan gigi tiruan, pembersihan secara kimia dilakukan dengan perendaman dalam larutan pembersih. Perendaman dalam larutan pembersih dapat mempengaruhi kekuatan mekanik resin akrilik. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh konsentrasi larutan serbuk siwak (Salvadora persica) sebagai larutan pembersih pada perendaman lempeng resin akrilik heat cured terhadap kekuatan impak. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratoris menggunakan lempeng resin akrilik heat cured sebagai sampel sebanyak 24 buah yang terbagi menjadi 4 kelompok. Kelompok pertama sebagai kelompok kontrol dengan rendaman aquades. Kelompok kedua, ketiga, dan keempat menggunakan rendaman larutan serbuk siwak dengan konsentrasi yang didapat dari penelitian pendahuluan, yaitu 25 gr%, 37,5 gr%, dan 50 gr%. Lempeng resin akrilik direndam sesuai kelompok perlakuan selama 7 hari, kemudian diukur kekuatan impaknya. Hasil uji Anova one way menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan pada kelompok perlakuan dengan p = 0,000 (p < 0,05). Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat pengaruh konsentrasi larutan serbuk siwak (Salvadora persica) pada perendaman lempeng resin akrilik heat cured terhadap kekuatan impak.

 

Kata kunci: resin akrilik, siwak, kekuatan impak.


References


] Nirwana I. 2005. Kekuatan Transversa Resin Akrilik Hybrid setelah Penambahan Glass Fiber dengan Metode Berbeda. Majalah Kedokteran Gigi. 38 (1): 16-19.

] Budtz-Jorgensen E. 1979. Materials and Methods for Cleaning Dentures, Journal Prosthetic Dentistry. 42 (6): 619-623.

] Mutiadewi E. 2004. Efek Penggunaan Siwak pada Gigi dan Gingiva. Skripsi. Tidak diterbitkan, Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Sumatera Utara, Medan. hal. 1-5.

] Yogiartono M, Widjoseno TM. 2001. Efek Fungisid Larutan Salvadora persica terhadap Candida albicans pada Basis Akrilik. Majalah Kedokteran Gigi. 34 (2): 91-95.

] Anderson JN. 1982. Applied Dental Materials, 5th Ed., Blackwell Scientific Publications, Edinburgh, p. 247-267.

] Zaenab. 2004 Uji Antibakteri Siwak (Salvadora persica) terhadap Stertococcus mutans dan Bacteroides melaninogenicus. Makara Kesehatan. 8 (2): 37-40.

] Basyarahil, H. 1993. Peranan Miswak (Chewing-Stick) terhadap Kesehatan Gigi dan Mulut. Majalah Kedokteran Gigi. 32 (1): 21-23.

] Anusavice, Kenneth J. 2001. Phillips’ Science of Dental Materials, 9th ed., W.B. Saunders Company, Saint Louis, p.198

] Firman, A. 2009. Pengaruh Konsentrasi Ekstrak Siwak (Salvadora persica) pada Perendaman Lempeng Resin Akrilik terhadap Kekerasan Permukaan. Skripsi. Tidak diterbitkan, Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga, Surabaya. hal 35-40.

] Munadziroh E, Indrasari M. 2000. Kekuatan Impak Resin Akrilik Heat-Cured dan Self-Cured setelah Direndam Larutan Teh Hitam. Majalah Kedokteran Gigi. 33 (3): 95-98.

] Dorland WAN. 2005. Kamus Kedokteran Dorland WA, Edisi 29, Huriawati Hartanto, dkk (penerjemah), EGC, Jakarta, hal. 1069.

] Yasin, M. 2007. Uji Efek Antibakteri Ekstrak Serbuk Kayu Siwak (Salvadora persica) terhadap Pertumbuhan Streptococcus sanguis pada Penderita Reccurent Aphthous Stomatitis dengan Broth Dillution Methods. Skripsi. Tidak diterbitkan, Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga, Surabaya. hal. 52.

] Umayasari, S. 2010. Perendaman Resin Akrilik dengan Ekstrak Serbuk Kayu Siwak (Salvadora persica) terhadap Pertumbuhan Mikroorganisme Rongga Mulut. Skripsi. Tidak diterbitkan, Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Airlangga, Surabaya. hal. 45-8

] Craig RG, Powers JM and Wataha JC. 2004. Properties andipulation dental materials, 8th Ed., Mosby Inc, Saint Louis, p. 124-6, 271-92


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Jurnal E-Prodenta

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.