PENGARUH LAMA AKTIVITAS KERJA DOKTER GIGI DI PUSKESMAS KOTA MALANG TERHADAP TINGKAT RISIKO TERJADINYA MUSCULOSKELETAL DISODERS (MSDs)

Yully Endang Harnani, Ameria Briliana Shoumi
  E-Prodenta Journal of Dentistry, pp. 353-359  

Abstract


Latar Belakang: Dokter gigi secara umum bekerja dengan posisi statis dan kaku secara berulangulang dalam waktu yang lama di tempat praktik sehingga dapat berisiko terkena Musculokeletal Disoders (MSDs). Masa kerja dan durasi jam kerja dokter gigi merupakan salah satu faktor risikonya sehingga penting bagi dokter gigi untuk memperhatikan prinsip ergonomi dalam bekerja. Tujuan: Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh lama aktivitas kerja dokter gigi di Puskesmas kota Malang terhadap tingkat risiko terjadinya MSDs. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah Purposive Sampling dan didapatkan sampel sebanyak 21 dokter gigi di Puskesmas kota Malang. Variabel yang diteliti adalah masa kerja, durasi jam kerja , dan tingkat risiko MSDs. Pengambilan data menggunakan kuesioner, Nordic Body Map (NBM), Rapid Body Entire Assesment (REBA). Hasil: Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 5 responden (23,80%) memiliki masa kerja 10-20 tahun dan 16 responden (76,19%) memiliki masa kerja >20 tahun. Durasi jam kerja < 8 jam/hari sebanyak 6 responden (28,57%) dan 15 responden (71,42%) bekerja selama ≥ 8 jam dalam sehari. Kesimpulan: Berdasarkan metode REBA didapatkan tingkat risiko MSDs sedang sebanyak 6 responden (28,57%), tinggi 12 responden (57,14%), dan sangat tinggi 3 responden (14,28%). Terdapat pengaruh yang signifikan sig. F (0.015) < α = 0.05 dari masa kerja dan durasi jam kerja terhadap tingkat risiko terjadinya MSDs.


Keywords


Lama aktivitas kerja;Musculokeletal Disoders (MSDs).

References


World Health Organization. 2003. Preventing Musculoskeletal Disoders in the Workplace. Protecting Worker’s Health

Series No.5. ISBN 92-4-159053 X.

Lelly A, Anorital. 2012. Gangguan Musculoskeletal pada Praktik Dokter Gigi dan Upayaa Pencegahannya. Artikel Media

Litbang Ksehatan 22(2): 70-77.

Tage Tamo, Chandana K, A.C Bhuyan. 2015. Evaluation of Occupational Musculoskeletal Disoders and Related Risk Factors Among Dentist Working in North East India.

Dentistry and Medical Research 3(2): 43-48.

Bushra R, Ayesha A, Afsheen A, Anum T. 2016. Ergonomic Hazards To Dental Surgeons: A Cross-Sectional Study. Pakistan

Oral & Dental Journal 36(1): 168-171.

Shahbaz A, Ahmed N, Faruqui S. 2016. Assessment of Ergonomic Decencies; at Work Dentists. JBR Journal of Interdisciplinary Medicine and Dental

Science 4(3): 1-3.

Courtenay R. J, Zul Kanji. 2016 The Impact of Occupation Related Musculoskeletal Disoders On Dental Hygienists.

Canadian Journal Dental Hygienists 50(2): 72-79.

Nadhiya Amalia P.K, Titiek B, Dini S. 2014. Gangguan Muskuloskeletal pada Praktik Dokter Gigi Puskesmas di Surabaya. Dental Public Health Journal Airlangga University5(2): 18-26.

Rajasekhar Nutalapati, et al. 2009. Ergonomics in Dentistry and The Prevention of Musculoskeletal Disorders in Dentists.

The Internet Journal of Occupational Health 1(1): 1-9.

Poornima P, et al. 2013. Posturedontics Focus Health Among Dental Professionals.

International Journal of Contemporary Dentistry 4(2): 9-14.

Edwindi R, Indriati P. 2018. Analisa Sikap Kerja Dokter Gigi yang Berhubungan dengan Keluhan Nyeri Pinggang di Rumah Sakit X

Surabaya. JPH Recode Universitas Airlangga 1(2): 24-32.

Rose-Ange Proteau. 2009. Prevention of Work-Related Musculoskeletal Disoders (MSDs) in Dental Clinics.

Canada: ASSTSAS.

Meily L. Kurniawidjaja. 2010. Teori dan Aplikasi Kesehatan Kerja. Jakarta: Penerbit

Universitas Indonesia (UI-Press).

Edy, Sarwo, Rasmida Samad. 2014. Aplikasi Postur yang Ergonomi Pada Dokter Gigi Selama Perawatan Klinis di Makassar.

Makassar Dental Journal 3(2): 1-8.

Bozkurt, Sinem, Nesrin D, Zafer G. 2016. Risk Factors Associated with Work-Related Musculoskeletal Disoders in Dentistry. Clin Invest Med 39(6): 192-196.

Garbin, Artenio J.I, et al. 2015. Musculoskeletal Pain and Ergonomic Aspects of Dentistry. Rev Dor. São Paulo 16(2):90-5.

Diana Mayasari, Fitria Saftarina. 2016. Ergonomi sebagai Upaya Pencegahan Musculoskeletal Disoders pada Pekerja.

JKUnila 1(2): 369-379.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 E-Prodenta Journal of Dentistry

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.