PENGARUH PEMBERIAN ZnSO4 1 % TOPIKAL TERHADAP EKSPRESI MMP-9 DAN JUMLAH FIBROBLAS PADA PENYEMBUHAN ULKUS TRAUMATIKUS TIKUS WISTAR DIABETES MELITUS

Lukman Hakim Hidayat, Priyo Hadi, Desiana Radithia
  E-Prodenta Journal of Dentistry, pp. 163-171  

Abstract


Diabetes mellitus adalah penyakit yang berdampak pada proses penyembuhan luka di dalam mulut. Pada penderita diabetes melitus, aktifitas prolifrasi fibroblast menurun dan aktifitas enzim kolagenese serta MMP-9 meningkat, sehingga penyembuhan ulserasi pada rongga mulut akan menjadi lebih lama. Zinc sulfat merupakan mineral yang dapat meningkatkan sinyal antar sel, proliferasi komponen penyembuhan, serta migrasi komponen pada tahapan penyembuhan.  Tujuan: untuk menganalisis pengaruh pemberian zinc sulfat 1% secara topikal pada ekspresi MMP-9 dan jumlah sel fibroblas jaringan mukosa mulut hewan coba pada kondisi diabetes mellitus, yang mengalami ulkus traumatikus. Metode: Pada penelitian ini hewan coba (48 ekor tikus wistar) berusia 2-3 bulan dan berat badan 150-200 gram, dibagi menjadi empat grup. Untuk mendapatkan tikus diabetes, maka subjek diinduksi dengan streptozotocin (30mg) yang dilarutkan dalam 1,33 ml buffer (asam sitrate). Untuk membuat ulser pada jaringan mukosa mulut, maka dilakukan dengan menempelkan burniser panas selama 10 detik pada mukosa bibir subjek. Pada setiap periode ekperimen (hari ke-5 dan ke-7) dilakukan pengambilan jaringan mukosa, dan dilanjutkan dengan pembuatan preparat histologi. Pada preparat histologi digunakan pengecatan HE untuk mengidentifikasi dan menghitung jumlah fibroblast, sedangakan IHS untuk mengidentifikasi dan menghitung ekspresi MMP-9. Metoda statistik one-way Anova digunakan untuk analisis perbandingan antara grup perlakuan dan grup kontrol. Signifikansi didasarkan pada nilai p<0.05. Hasil: Pemberian zinc sulfat 1% secara topikal pada ulkus traumtikus pada tikus diabetes mengakibatkan terjadi peningkatkan jumlah fibroblas (p<0,05) dan menurunkan ekspresi MMP-9 (p<0,05) yang diamati pada setiap periode eksperimen yang ditetapkan dalam penelitian ini. Kesimpulan: Zinc sulfat 1% dapat mempercepat proses penyembuhan ulkus traumatikus pada hewan coba dengan kondisi diabetes mellitus.

 

Kata kunci : diabetes melitus, ulkus traumatikus, zinc sulfat , MMP-9, fibroblas.


Keywords


Diabetes melitus; Traumatic ulcer; Zinc sulphate; MMP-9; Fibroblast

Full Text:

PDF

References


Perkeni. Pengelolaan dan pencegahan diabetes melitus di Indonesia. Jakarta. 2011; hal. 23

DepKes RI. Pedoman pengendalian diabetes melitus dan penyakit metabolik. Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan. Jakarta. 2008; Hal 45

DepKes RI. Diabeles Melitus, Dirjen Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan. Jakarta. 2012; Hal 58

Cotran R, Kumar V, and Robbins S. Pathologic basis of disease. 9th ed. Philadelphia, PA. Saunders Elsevier. 2015; 69-110, 1105.

Al-Maskari AY, Al-Maskari M, Al-Sudairy S. Oral manifestation and complications of diabetes mellitus;a review. SQUMed Journal 2010; 11(2): 179-86.

Bastos AS, Leite ARP, Spin-Neto R, Nassar PO, Massucato EMS, Orrico SRP. Diabetes mellitus and oral mucosa alterations: prevalence and risk factors. Diabetes research and clinical practice. 2011; 100-5.

Cassetari LL, Dias PCR, Lucchesi AN, Ferras DAM, Spadella CT. Zinc sulphate administered by trandermal iontophoresis improves breaking strength of surgical wounds in skin of alloxan-induced diabetic rats. Original article wound healing. 2013; 28(8): 601-13.

Larjava H. Oral wound healing; cell biology and clinical management. Wiley-Blackwell Canada publising. 2012; 9-49.

Mallefet P and Dweck AC. Mechanism involved in wound healing. The biomedical sciences. 2008; 609-14.

Masir O, Manjas M, Putra AE, Agus S. Pengaruh cairan cultur filtrate fibroblast (cff) terhadap penyembuhan luka; penelitian eksperimental pada rattus novergicus galur wistar. Jurnal kesehatan andalas. 2012; 1(3): 112-7.

Sekhon B.S. Matrix metalloproteinases-an overview. Research and report in biology. 2010; 1: 1-20.

Rovensky Y.A. chapter 2 The extracellular matrix: Adhesive interactions in normal and transformed cells. Springer sciences. 2011; 7-14.

Schifter M, McLean M, Akintoye S.O. Disorder of the endocrine system and metabolism. Burkett’s oral medicine 12th ed. People’s publishing house-USA. 2015; 567-9.

Borkow G. Copper’s role in wound healing: review of literature. Better health through technology. 2014; 1-13.

Kim J and Lee S. Effects of zinc supplementation on insulin resistance and metabolic risk factors in obese Korean women. Nutrition research and parctice. 2012; 6(3): 221-5.

Akbar MS, Nurwati D, Tantiana. Efek pemberian ZnSO4 terhadap percepatan penyembuhan luka pencabutan gigi (penelitian eksperimental laboratorik pada tikus wistar). Universitas Airlangga. Surabaya. 2011; 2-3.

Porter S. The role of the fibroblast in wound contraction and healing. Wound healing science vol. 2007; 3(1): 33-5.

Delong L, Burkhart NW. General and oral pathology for the dental hygienist. Wolters Kluwer health. Lippincott Williams & Wilkins. 2008; 70-3.

Jaafar SE. Wound Healing as Well as Fibroblasts and Neutrophil Numbers in a Skin Exposed to Infrared and Electrical Stimulation. Journal of Kirkuk University – Scientific Studies. 2011; 6(2).

McDougall M, Dallon J, Sheratt J, Maini P. Fibroblast migration and collagen deposition during dermal wound healing: mathematical modelling and clinical implications. Phil. Trans. R. Soc. 2006; 1385-405.

Olczyk P, Mencner L, Komosinska-Vassev K. The role of the extracelluler matrix components in cutaneous wound healing. Hindawi pub. corp. 2014. http://dx.doi.org/10.1155/2014/747584 accesed february 20,2014.

Suryadi IA, Asmarajaya AAGN, Maliawan S. Proses penyembuhan dan penanganan luka. Fakultas kedokteran universitas udayana/ rumah sakit umum pusat sanglah denpasar. 2010.

Varun BR, Nair BJ, Sivakumar TT, Joseph AP. Matrixs metalloproteinases and their role in oral diseases: a review. Oral & maxillofacial pathology journal. 2012; 3(1): 186-200.

Kuroki S, Yokoo S, Terashi H, Hasegawa M, and Komori T. Epithelialization in Oral Mucous Wound Healing in Terms of Energy Metabolism. Kobe J. Med. Sci. Vol. 2009; 55(2): 5-15.

Lobmann R, Ambrosch A, Schultz G, Waldmann K, Schiweek S, Lehnert H. Expression of MMPs and their inhibitor in the wound of diabetic and non-diabetic patients. Diabetologica. 2002; 45: 1011-16.

McLennan SV, Min D, Yue DK. Matrix metalloproteinases and their roles in poor wound healing in diabetes. Wound practice and research vol. 2008; 16(3): 116-23.

Jayawardena R, Ranasinghe P, Galappatthy P, Malkanthi RLDK, Consytantine GR, Katulanda P. Effects of zinc supplementation on diabetes mellitus: asystematic review and meta-analysis. Diabetology and Metabolic syndrome. BioMed Central. 2012; 4(13): 1-11.

Budiasih KS. Interferensi Ion Cd (II) dan Hg(II) terhadap biofungsi persenyawaan Zn(II) pada tubuh manusia. Prosiding seminar nasional penelitian, pendidikan dan penerapan MIPA Fakultas MIPA, Universitas Negeri Yogyakarta. 2011.p 1-9.

Nygaard SB, Larsen A, Knuhtsen A, Rungby J, Smidt K. Effects of zinc supplementations and zinc chelation on in vitro beta-cell function in INS-1E cells. BioMed Central. 2014; 7(84): 3-12.

Peake MA, Caley M, Giles P., Wall I. Enoch S, Davies L., Kipling D, Thomas D, Stephens P. Identification of a transcriptional signature for the wound healing continuum. Wound Rep Reg. 2013; 22: 399–405.

Ranasinghe P, Pigera S, Galappathy P, Katulanda P, Constantine G.R. Zinc and diabetes mellitus: understanding molecular mechanism and clinical implications. Journal of pharmaceutical sciences. 2015; 23(44): 1-13.

Tellechea A, Leal E, Veves A, Carvalho E. Inflammatory and angiogenic abnormalities in diabetic wound healing: role of neuropeptides and therapeutic perspectives. The open circulation and vascular journals. 2010; 3: 43-55.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 E-Prodenta Journal of Dentistry

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.