EFEK REMINERALISASI CASEIN PHOSPOPEPTIDE-AMORPHOUS CALCIUM PHOSPATE (CPP-ACP) TERHADAP ENAMEL GIGI SULUNG

dini rachmawati, Chandrasari Kurniawati, Lukman Hakim, Neny Roeswahjuni
  E-Prodenta Journal of Dentistry, pp. 257-262  

Abstract


Casein Phosphopeptide-Amorphous Calcium Phosphate (CPP-ACP) adalah salah satu bahan
remineralisasi dalam bidang kedokteran gigi yang mengandung kasein berupa fosfoprotein kasein (CPP),
kalsium dan fosfat yang tinggi, sehingga mampu menghambat demineralisasi. CPP-ACP dapat melokalisasir
ion kalsium dan fosfat pada permukaan gigi untuk membantu mempertahankan keadaan netral pada enamel.
Tujuan: mengetahui efek remineralisasi casein phosphopeptide-amorphous calcium phosphate (CPP-ACP)
terhadap enamel gigi sulung yang didemineralisasi. Metode: Studi eksperimental Post test Control Group
menggunakan gigi sulung insisivus satu rahang atas. 6 gigi dibagi menjadi dua kelompok: kelompok kontrol
P1 (3 gigi) dan kelompok perlakuan P2 (3 gigi). P1 direndam dalam saliva buatan dan P2 direndam dalam
minuman ringan selama 14 hari, setelahnya kadar kalsium dan fosfat dalam enamel diukur dengan alat XRF.
Kemudian, kembali P1 direndam dalam saliva buatan selama 14 hari. Sedangkan, P2 selain direndam dalam
saliva buatan juga diaplikasikan CPP-ACP 2 menit sebanyak dua kali sehari pagi dan malam diulang selama
14 hari. Hasil: Analisis data dilakukan dengan uji statistik Mann Whitney-Test menunjukkan terdapat

perbedaan bermakna peningkatan jumlah kalsium antara P1 dan P2 (p=0,05). Uji Independent Sample T-
Test menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang bermakna peningkatan jumlah fosfor antara P1 dan P2

(p=0,66). Kesimpulan: Aplikasi CPP-ACP sebagai bahan remineralisasi dengan frekuensi dua kali sehari
memiliki efek terhadap peningkatan ion kalsium pada enamel gigi sulung.


Full Text:

PDF

References


Santhosh BP, Jethmalani P, Shashibhushan KK, Subba Reddy VV. Effect of phosphate containing chewing gum on salivary concentration of calcium and phosphorus : An in vivo study. J Indian Soc Pedod Prev Dent. 2012. Vol 30(2): p. 146-50.

Laurence JW. Clinical application of recaldent products. 2009. March: p 78-81.

Tyagi P. An Update On Remineralizing Agents. Jurnal Of Interdisciplinary Dentistry. 2013. http://www.jidonline.comon Wednesday, December 16, 2015, IP: 202.67.41.51.

Worotitjan A, Mintjelungan CN, Gunawan P. Pengalaman Karies Gigi Serta Pola Makan dan Minum Anak Sekolah Dasar di Desa Kiawa Kecamatan Kawangkoan Utara. Jurnal e-Gigi. 2013.Vol 1 (1): 59-68.

Dhanker K, Ingle NA, Kraur N. Effect of Commercial and Domestic Beverages on Calcium Release from Enamel Surface. Journal of Advanced Oral Research. 2013. Vol 4:2

Kidd EAM, Joyston BS. Dasar-Dasar Karies: Penyakit dan Penanggulangan. Jakarta: EGC. 2012; Hal 2-4

Gaaniyati F. Aspek Gizi dan pH Berbagai Minuman Komersial. Skripsi. Bogor: Departemen Gizi Masyarakat IPB. 2011; Hal 29-38

Owens BM, Mallete JD, Phebus JG. Effect of Carbonated Cola Beverages, Sport and Energy Drinks and Orange Juice in Primary and Permanent Enamel Dissolution. Austin Journal of Dentistry. 2014. Vol 1 (1): 2-5

Adhani R, Widodo, Sukmana BI, Suhartono. Effect pH on Demineralization Dental Erosion. International Journal of Chemical Enginering and Application. 2015. Vol 6: 2

Widyaningtyas V, Rahayu Y.C, Barid I. Analisis Peningkatan Remineralisasi Enamel Gigi setelah Direndam dalam Susu Kedelai Murni (Glycine max (L.) Merill) Menggunakan Scanning Electron Microscope (SEM). Artikel Ilmiah. Jember: FKG UNEJ. 2014; Hal 2.

Preetha A, Banerjee R. Comparasion of Artificial Saliva Subtitutes. India: Trend Biomater Journal. 2009.Vol 18 (2).

Ola BA. The Clinicsl Applications of Tooth Mousse TM and other CPP-ACP Product in Caries Prevention: Evidence-Based Recommendations. Smile Dental Journal. 2009.Vol 4(1); p.8-12.

Liwang B, Irmawati, Budi Pramana. Kekerasan Mikro Gigi Enamel Muda Setelah Aplikasi Bahan Pemutih Gigi dan Pasta Remineralisasi. Dental Journal Majalah Kedokteran Gigi Universitas Airlangga. 2014. Vol 47:4


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2019 E-Prodenta Journal of Dentistry

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.