PENGARUH PERENDAMAN EKSTRAK KULIT SEMANGKA (Citrullus lanatus) TERHADAP KADAR KALSIUM DAN FOSFOR GIGI DESIDUI

dini rachmawati, Amaliyah Nur Iriyanti, Zalfa Alzelia
  E-Prodenta Journal of Dentistry, pp. 277-283  

Abstract


Gigi desidui lebih rentan terhadap demineralisasi karena enamel gigi desidui lebih tipis dibandingkan dengan gigi permanen sehingga kandungan hidroksiapatitnya juga lebih rendah. Hidroksiapatit [Ca10(PO4)6(OH)2] tersusun dari ikatan kalsium fosfor. Kulit semangka (Citrullus lanatus) memiliki kandungan kalsium dan fosfor. Tujuan: Mengetahui pengaruh perendaman ekstrak kulit semangka (Citrullus lanatus) terhadap kadar kalsium dan fosfor gigi desidui. Metode: Penelitian ini menggunakan true experimental design. Sampel gigi (16 gigi) dibagi 2 kelompok, yaitu kelompok kontrol (8 gigi) dan kelompok perlakuan (8 gigi). Kelompok kontrol direndam dalam saliva buatan selama 14 hari. Kelompok perlakuan dilakukan perendaman dengan ekstrak kulit semangka selama 2 menit yang dilakukan 2 kali sehari. Setelah perendaman dengan ekstrak, gigi disimpan kembali dalam saliva buatan dan proses ini dilakukan selama 14 hari. Kemudian, dilakukan pengukuran kadar kalsium dan fosfor dengan menggunakan XRF (X-Ray Fluorosence). Ekstrak kulit semangka (Citrullus lanatus) dibuat dengan metode maserasi. Hasil: Uji T berpasangan menunjukkan bahwa terdapat perbedaan yang tidak signifikan (p<0,05) pada konsentrasi kadar kalsium dan fosfor gigi kelompok perlakuan yang direndam dalam ekstrak kulit semangka dan juga pada kelompok kontrol yang direndam pada saliva buatan. Kesimpulan: Perendaman dengan ekstrak kulit semangka (Citrullus lanatus) memiliki pengaruh yang lemah terhadap kadar kalsium dan fosfor gigi desidui yang direndam selama 14 hari.

 

 

 

Kata kunci: ekstrak kulit semangka, kalsium, fosfor, gigi desidui, XRF

 


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2020 E-Prodenta Journal of Dentistry

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.